Dirut RSUD dr. RM Pratomo Bagansiapiapi Klarifikasi Dugaan Pungutan, Tegaskan Semua Pendapatan Tercatat Resmi dan Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan

Zulfan A dahlan

Rokan Hilir1353 Dilihat
banner 468x60

ARIECYBER|Bagansiapiapi – Direktur RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi, dr. Tri Buana Tungga Dewi, M.Kes., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai permohonan informasi yang diajukan DPW GRPPH-RI kepada Kejaksaan Negeri Rokan Hilir terkait dugaan pungutan di lingkungan rumah sakit, Rabu (20/5/2026).

Dengan tenang dan tersenyum, dr. Tri Buana Tungga Dewi menjelaskan bahwa seluruh pendapatan yang masuk ke rumah sakit telah tercatat secara resmi sebagai pendapatan rumah sakit dan dikelola sesuai aturan yang berlaku.

banner 336x280

“Semua masuk dalam pendapatan rumah sakit. Tahun 2018 juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh BPK,”ujar Direktur RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi.

Ia menerangkan, terkait adanya tambahan pendapatan pelayanan rumah sakit, seluruh mekanisme telah diperkuat melalui Peraturan Direktur (Perdir) sebagai dasar administrasi dan pengelolaan pelayanan di lingkungan rumah sakit.

Menurutnya, penggunaan sistem pendaftaran pasien berbasis aplikasi berbayar yang bekerja sama dengan pihak Pilar merupakan bagian dari pengembangan sistem pelayanan kesehatan berbasis digitalisasi.

“Penggunaan aplikasi pendaftaran pasien berbayar itu bekerja sama dengan pihak Pilar. Selain mendukung operasional pelayanan, juga bertujuan membantu peningkatan pendapatan rumah sakit,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Tri Buana Tungga Dewi menegaskan bahwa saat ini pihak rumah sakit tengah fokus melakukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya pengembangan layanan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, dan stroke.

Menurutnya, peningkatan fasilitas dan pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal kepada masyarakat Kabupaten Rokan Hilir.

“Fokus kami saat ini bagaimana pelayanan rumah sakit semakin baik, terutama untuk layanan kanker, jantung, dan stroke agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal,”ungkapnya.

Selain pengembangan layanan medis, pihak rumah sakit juga terus mendorong kemajuan digitalisasi sistem pelayanan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Digitalisasi tersebut meliputi sistem administrasi, pendaftaran pasien, hingga penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan masyarakat saat berobat.

“Kami terus berupaya melakukan kemajuan digitalisasi sistem pelayanan demi memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, dr. Tri Buana Tungga Dewi mengaku merasa sedih atas tudingan yang berkembang seolah-olah dirinya melakukan hal yang tidak benar selama memimpin rumah sakit.

Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya bersama jajaran manajemen selalu bekerja secara profesional dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya merasa sedih karena seakan-akan saya berbuat yang tidak benar. Padahal selama ini kami bekerja secara profesional dan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tuturnya.

Pihak RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi juga menyatakan siap memberikan penjelasan sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku apabila dibutuhkan oleh pihak terkait.

 

Editor: Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   7   =