Kadis PUPR Rohil Tegaskan Jembatan Seikeladi–Sekapas Sudah Masuk Perencanaan 2026, Fisik Ditargetkan Mulai 2027

Zulfan A dahlan

Pemerintah, Rokan Hilir1524 Dilihat

ARIECYBER|ROHIL – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Seikeladi–Sekapas bukanlah proyek yang diabaikan pemerintah daerah. Infrastruktur yang menjadi harapan masyarakat tersebut telah masuk dalam tahapan perencanaan tahun 2026 dan ditargetkan memasuki tahap konstruksi fisik pada tahun 2027.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Rohil, Khairul Fahmi, melaluai Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Abdul halim menanggapi berbagai aspirasi dan perhatian masyarakat yang berkembang di media sosial, Jumat (12/6/2026).

Menurut Abdul halim pihaknya menghargai setiap kritik, saran, maupun masukan yang disampaikan masyarakat. Kritik dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Kritik yang disampaikan tentu menjadi perhatian bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rokan Hilir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur berskala besar seperti jembatan harus melalui sejumlah tahapan teknis dan administrasi, mulai dari survei lapangan, perencanaan teknis, penyusunan dokumen pendukung, hingga proses penganggaran yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Jembatan Seikeladi–Sekapas sudah masuk dalam perencanaan tahun 2026. Saat ini prosesnya berada pada tahapan yang memang harus dilalui sebelum pelaksanaan fisik. Insya Allah, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana dan dukungan anggaran tersedia, pembangunan fisiknya ditargetkan dapat dimulai pada tahun 2027,”tegas Halim.

Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR, lanjutnya, tetap berkomitmen memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk akses penghubung antarwilayah yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami memahami harapan masyarakat agar pembangunan segera terealisasi. Namun setiap proyek harus mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku agar hasilnya berkualitas, tepat sasaran, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Abdul halim juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus memberikan dukungan dan pengawasan yang konstruktif terhadap jalannya pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Dinas PUPR tidak menutup diri terhadap kritik. Justru kritik yang objektif dan membangun menjadi energi positif bagi kami untuk bekerja lebih baik. Yang terpenting, kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Rokan Hilir,” pungkasnya.

Di akhir keterangannya, Dinas PUPR Rohil mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijak dan berdasarkan fakta yang terverifikasi. Perbedaan pandangan maupun kritik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, namun hendaknya tetap mengedepankan data dan informasi yang utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

PUPR Rohil menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Seikeladi–Sekapas tetap menjadi bagian dari program yang sedang dipersiapkan sesuai mekanisme dan tahapan yang berlaku. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terkonfirmasi secara menyeluruh.

Dengan semangat kebersamaan, PUPR Rohil berkomitmen untuk terus bekerja secara profesional, transparan, dan terbuka terhadap masukan konstruktif.

Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama mengawal pembangunan demi terwujudnya Kabupaten Rokan Hilir yang semakin maju, berkembang, dan sejahtera.

 

 

Editor: Redaksi