Kecelakaan Tragis di Tol Pekanbaru–Dumai, Tiga Penumpang Ambulans Meninggal Dunia

Zulfan A dahlan

Riau, Rokan Hilir1035 Dilihat
banner 468x60

ARIECYBER|PEKANBARU – Kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan satu unit ambulans dan truk trailer terjadi di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), tepatnya di KM 25+800 Jalur B, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 23.45 WIB.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang ambulans meninggal dunia di tempat kejadian, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.

banner 336x280

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Berdasarkan klasifikasi kepolisian, insiden tersebut masuk dalam kategori kecelakaan lalu lintas menonjol atau golongan berat.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan ambulans bernomor polisi BM 7113 P dan truk trailer bernomor polisi B 9694 UIZ.

“Saat petugas tiba di lokasi, pengemudi truk trailer diketahui telah meninggalkan tempat kejadian dan saat ini masih dalam proses pencarian,” ujar AKBP Eko Baskara, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh hilangnya kendali (off control) pada ambulans yang dikemudikan Doni Afrizal (39), warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.

Kronologi kejadian bermula saat ambulans melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru. Setibanya di KM 25+800 Jalur B, kendaraan tersebut menabrak bagian samping kiri truk trailer yang berada di depannya.

Akibat benturan tersebut, pengemudi ambulans diduga berusaha menghindari tabrakan yang lebih parah dengan membanting setir ke kanan. Namun, manuver tersebut justru menyebabkan ambulans kehilangan keseimbangan hingga terbalik di badan jalan tol.

Tiga penumpang ambulans dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka masing-masing adalah Ade Misra (38), Kasih Afrianti (38), serta Winda Handasari (37), seorang tenaga medis yang turut berada di dalam ambulans.

Sementara itu, satu penumpang lainnya selamat dan mengalami luka ringan.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta akibat kerusakan berat pada kendaraan ambulans.

Petugas Sat PJR Ditlantas Polda Riau telah melakukan serangkaian tindakan penanganan, mulai dari olah TKP, evakuasi korban ke rumah sakit terdekat, hingga pengamanan barang bukti.

Untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, penanganan kasus beserta seluruh barang bukti telah dilimpahkan kepada Unit Laka Lantas Polsek Kandis, Polres Siak.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk trailer yang meninggalkan lokasi kejadian. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” tutup AKBP Eko Baskara.

 

Redaksi

Sumber : Riau aktual

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   4   =