Menyapa Generasi Masa Depan: Kepedulian Plt Kadisdik Rohil di Balik Sidak Sekolah

Zulfan A dahlan

Pendidikan, Rokan Hilir1369 Dilihat

ARIECYBER|ROKAN HILIR – Persoalan infrastruktur sekolah dan kedisiplinan tenaga pendidik kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Rokan Hilir. Kondisi tersebut terungkap saat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rokan Hilir, Riwansyah, melakukan inspeksi mendadak ke SD Negeri 001 Bukit Damat dan SMP Negeri 1 Simpang Kanan, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut membuka sejumlah fakta yang memerlukan perhatian bersama. Beberapa fasilitas sekolah ditemukan dalam kondisi kurang layak, mulai dari atap bangunan yang mengalami kerusakan, plafon yang lapuk, hingga pintu dan jendela yang tidak lagi berfungsi secara optimal. Selain itu, ruang laboratorium dan fasilitas sanitasi sekolah juga terlihat membutuhkan perbaikan agar dapat menunjang proses belajar mengajar dengan lebih baik.

Tidak hanya persoalan sarana dan prasarana, sidak tersebut juga mengungkap rendahnya tingkat kedisiplinan sebagian tenaga pendidik. Pada saat jam pelajaran berlangsung, sejumlah guru dilaporkan tidak berada di sekolah. Kondisi itu menyebabkan beberapa siswa mengisi waktu dengan aktivitas sendiri di dalam kelas sambil menunggu kehadiran guru.

Menanggapi temuan tersebut, Riwansyah menegaskan bahwa setiap satuan pendidikan harus lebih responsif dalam melakukan perawatan fasilitas sekolah. Menurutnya, kerusakan ringan seharusnya dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar dan membutuhkan anggaran lebih besar pula.

“Jika ada kerusakan ringan segera diperbaiki, jangan ditunggu sampai rusak parah. Dana BOS dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan untuk perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan ringan,” tegasnya.

Menurut Riwansyah, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kondisi bangunan sekolah, tetapi juga oleh komitmen dan tanggung jawab tenaga pendidik dalam menjalankan tugas. Karena itu, pihaknya akan memperkuat pengawasan terhadap disiplin guru di seluruh sekolah.

“Kami telah menginstruksikan bagian terkait untuk menyiapkan surat edaran dan imbauan kepada seluruh sekolah agar meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam saat proses belajar mengajar berlangsung. Guru harus menjadi teladan dan memberikan contoh yang baik kepada peserta didik,” ujarnya.

Namun, kunjungan tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan evaluasi dan pengawasan. Di sela-sela sidak, Riwansyah juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa. Dengan suasana santai dan penuh keakraban, ia berdialog dengan siswa-siswi di ruang kelas, mendengarkan cerita mereka, serta menanyakan berbagai hal terkait kegiatan belajar di sekolah.

Kehadiran Plt Kadisdik Rohil itu disambut antusias oleh para pelajar. Riwansyah tampak akrab saat berbincang dan memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat menuntut ilmu serta tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita meskipun berada di wilayah yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa pendidikan merupakan kunci untuk membuka masa depan yang lebih baik. Ia mengajak seluruh siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga disiplin, dan memanfaatkan setiap kesempatan belajar sebagai bekal meraih kesuksesan di masa mendatang.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kunjungan berlangsung. Kedekatan yang ditunjukkan Riwansyah kepada para siswa menjadi gambaran bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik sekolah, tetapi juga melalui dukungan moral dan motivasi kepada generasi muda sebagai aset masa depan daerah.

 

Sementara itu, masyarakat Simpang Kanan berharap hasil inspeksi tersebut tidak berhenti pada sebatas evaluasi lapangan. Mereka menginginkan adanya langkah nyata yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di wilayah yang selama ini dikenal memiliki akses geografis cukup menantang.

Sebagai salah satu kecamatan terluar di Kabupaten Rokan Hilir yang berbatasan dan memiliki akses lebih dekat ke wilayah Torgamba, Sumatera Utara, Simpang Kanan memang menghadapi berbagai keterbatasan. Namun masyarakat menilai kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya mutu pelayanan pendidikan.

Sidak yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rokan Hilir ini menjadi pengingat bahwa pembenahan dunia pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan kedisiplinan tenaga pendidik, hingga penguatan motivasi belajar siswa. Harapan besar kini tertuju pada tindak lanjut konkret agar setiap anak, termasuk yang berada di wilayah terpencil, tetap memperoleh hak pendidikan yang layak, nyaman, dan berkualitas.