ARIECYBER|ROKAN HILIR – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui pendampingan dan pemantauan langsung di lapangan. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, yang melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.08 WIB tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Aiptu Azmir, bersama Ketua Kelompok Tani Sunardi dan anggota kelompok tani setempat. Pengecekan dilakukan pada lahan jagung seluas kurang lebih dua hektare yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Pekaitan.
Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tumbuh dengan baik serta mengidentifikasi sejak dini berbagai faktor yang dapat memengaruhi produktivitas tanaman. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kapolsek Bangko menyampaikan bahwa keterlibatan Polri melalui Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pertumbuhan tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Tanaman terlihat sehat, tumbuh merata, serta memiliki warna daun yang hijau dan segar. Hingga saat ini belum ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman.
Selain kondisi tanaman yang baik, lahan pertanian juga terpantau terawat dengan optimal. Kelompok tani secara rutin melakukan pembersihan lahan, penyiangan gulma, serta perawatan tanaman guna memastikan pertumbuhan jagung tetap maksimal hingga masa panen.
Dari hasil evaluasi sementara, perkembangan tanaman jagung di lokasi tersebut berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Kondisi ini menjadi indikator positif bagi keberhasilan Program Ketahanan Pangan Tahun 2026 di wilayah Pekaitan dan diharapkan mampu memberikan hasil panen yang optimal pada musim panen mendatang.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menjaga ketersediaan pangan, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Rokan Hilir.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


















