Polri Hadir di Tengah Petani, Program Ketahanan Pangan di Rohil Semakin Menjanjikan

Zulfan A dahlan

banner 468x60

ARIECYBER|Rokan Hilir – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semangat itu terlihat di Desa Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 4, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, saat jajaran Polsek Bangko turun langsung meninjau perkembangan lahan pertanian jagung yang dikelola kelompok tani setempat, Rabu (10/06/2026).

Kapolsek Bangko KOMPOL Buyung Kardinal, S.H., M.H., bersama personel Polri melakukan pemantauan lapangan guna memastikan program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari agenda nasional berjalan sesuai harapan.

banner 336x280

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Kasubsektor Pekaitan IPDA Syufiar, Bhabinkamtibmas Suak Air Hitam AIPDA Azmir, Bhabinkamtibmas Pekaitan AIPDA Cristoni, Ketua Kelompok Tani Sunardi, serta sejumlah anggota kelompok tani.

Di atas lahan sekitar dua hektare yang ditanami jagung, kondisi tanaman terlihat berkembang cukup menggembirakan. Barisan tanaman tumbuh merata dengan warna hijau yang segar, menunjukkan proses budidaya berjalan sesuai harapan. Hingga saat ini, petani juga belum menemukan gangguan signifikan dari hama maupun penyakit yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman.

Keberhasilan tahap awal tersebut tidak terlepas dari kerja keras kelompok tani yang secara konsisten melakukan pengolahan lahan, pemupukan, hingga perawatan rutin. Kondisi tanah yang masih terjaga serta pengendalian gulma yang dilakukan secara berkala menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.

Kapolsek Bangko menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk sektor pertanian. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah maupun nasional sehingga membutuhkan perhatian bersama.

Hasil pemantauan menunjukkan perkembangan tanaman jagung berada pada jalur yang positif dan sesuai target yang telah direncanakan. Jika kondisi ini terus terjaga hingga masa panen, lahan tersebut diproyeksikan mampu memberikan hasil yang optimal dan menjadi salah satu kontribusi nyata masyarakat Pekaitan dalam mendukung swasembada pangan.

Sinergi yang terbangun antara petani, pemerintah, dan kepolisian diharapkan terus diperkuat agar program ketahanan pangan tidak hanya menjadi agenda jangka pendek, melainkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan ekonomi daerah.

 

 

Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 7   +   4   =