Sekretaris Disdikbud Rohil Pimpin Pemantapan Karnaval HUT ke-81 RI, Tegaskan Komitmen Daerah Dukung Kreativitas Pelajar

Zulfan Ad

Pendidikan, Rokan Hilir2313 Dilihat
banner 468x60

ARIECYBER|Bagansiapiapi – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan pelaksanaan Pawai Karnaval Satuan Pendidikan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tetap akan digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Disdikbud Rohil, Riwansyah, S.STP., M.Si., yang mewakili Kepala Dinas saat memimpin rapat pemantapan di Ruang Rapat Disdikbud Rohil, Kompleks Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi, Jumat (7/8/2026).

banner 336x280

Rapat tersebut dihadiri para Kepala Bidang (Kabid), Kepala Seksi (Kasi), Koordinator Pengawas (Korwas), serta Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD dan SMP se-Kabupaten Rokan Hilir. Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta rapat menyepakati berbagai persiapan teknis guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan meriah.

Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah penetapan halaman Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rokan Hilir sebagai pusat kegiatan dan titik utama pelaksanaan pawai.

Pada kesempatan itu, Riwansyah juga meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial terkait kabar pembatalan karnaval. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar resmi.

“Rapat pemantapan yang kita laksanakan hari ini menjadi bukti nyata bahwa Pawai Karnaval HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tetap dilaksanakan. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhoni Charles, BBA., MBA., memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tahunan ini,” ujarnya.

Menurut Riwansyah, munculnya informasi yang berkembang di tengah masyarakat kemungkinan disebabkan oleh kesalahpahaman terhadap berbagai pertimbangan yang dilakukan pemerintah daerah. Evaluasi yang dilakukan bukan untuk membatalkan kegiatan, melainkan untuk memastikan pelaksanaan perayaan tetap berlangsung meriah dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Karena itu, Disdikbud Rohil mengimbau seluruh satuan pendidikan agar mengedepankan prinsip efisiensi dalam mempersiapkan peserta karnaval. Sekolah diminta untuk tidak membebankan biaya berlebihan kepada orang tua maupun wali murid.

“Kreativitas harus menjadi prioritas. Sekolah dapat memanfaatkan bahan daur ulang, perlengkapan yang sudah tersedia, atau kostum yang dapat digunakan kembali. Yang terpenting adalah semangat partisipasi dan makna yang ingin disampaikan, bukan besarnya biaya yang dikeluarkan,” jelasnya.

Pawai karnaval tahun ini diperkirakan akan diikuti ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA sederajat. Berbagai penampilan menarik akan ditampilkan, mulai dari pakaian adat nusantara, profesi inspiratif, hingga atraksi seni dan budaya yang mencerminkan keberagaman Indonesia.

Lebih jauh, Riwansyah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, serta penghargaan terhadap kekayaan budaya bangsa.

“Melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang kuat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya nusantara kepada generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Menutup rapat, Disdikbud Rohil turut mengingatkan seluruh panitia dan satuan pendidikan agar mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan peserta selama proses persiapan maupun saat pelaksanaan kegiatan berlangsung.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *