ARIECYBER|Bagan Siapiapi, Rokan Hilir – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api 2026, yang bertepatan dengan persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, menjadi gambaran kuatnya toleransi dan sinergitas antarumat beragama di Kabupaten Rokan Hilir.
Senin (16/2/2026) malam, acara Penyambutan Imlek tingkat Kabupaten Rohil digelar di Sekretariat Yayasan Multi Marga Tionghoa Indonesia (YMMTI) Kota Bagan Siapiapi. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rohil H. Fauzi Efrizal mewakili Bupati, Wakapolres Kompol Rikky Operiady, Pasi Ops Kodim 0321/Rohil Kapten Arh. S. Siregar, Kasatpol PP, Camat Bangko, Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal, serta tokoh masyarakat dan Ketua Marga Tionghoa.
Dalam sambutannya, Sekda H. Fauzi Efrizal menekankan bahwa perayaan Imlek bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari akulturasi budaya yang hidup di Bagan Siapiapi.
Lampion-lampion yang menghiasi kota menjadi simbol harapan dan semangat baru. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga toleransi selama Ramadhan, seiring dengan keluarnya surat edaran pemerintah terkait aktivitas masyarakat selama bulan suci.
Rangkaian kegiatan Imlek akan dilanjutkan dengan Malam Kesenian pada 2 Maret 2026 dan Pawai Lampion pada 3 Maret 2026 sebagai puncak perayaan.
Sebelumnya, Minggu (15/2/2026), aparat gabungan Polsek Bangko, TNI, Satpol PP, dan Pemerintah Kecamatan Bangko telah menyampaikan surat himbauan kepada pelaku usaha hiburan, menegaskan penutupan sementara tempat hiburan, larangan peredaran minuman beralkohol, serta himbauan tertib berlalu lintas dan keamanan umum.
Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal menyatakan, langkah preventif ini untuk memastikan perayaan Imlek dan Ramadhan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sinergitas pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci menjaga stabilitas dan kerukunan di Rokan Hilir.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali, menjadi cerminan kuatnya persatuan dalam keberagaman di Negeri Seribu Kubah.
Editor: Redaksi
