ROKAN HILIR – kamis 25 Juni 2026.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rumah Singgah Bersalin, Sri Rezeki Nasution, menjelaskan bahwa program rumah singgah bersalin di Kabupaten Rokan Hilir bersumber dari anggaran pemerintah pusat.
Menurut keterangannya, anggaran tersebut dialokasikan untuk dua unit rumah singgah bersalin yang berada di Bagansiapiapi dan Bagan Batu.
Sri Rezeki Nasution menyebutkan, masing-masing unit rumah singgah bersalin mendapat alokasi anggaran sebesar Rp53.900.000 yang telah mencakup pajak serta kebutuhan operasional lainnya.
Dengan demikian, total anggaran untuk dua unit rumah singgah bersalin tersebut mencapai Rp107.800.000.
Program rumah singgah bersalin ini menjadi salah satu upaya dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu hamil yang membutuhkan tempat singgah sementara menjelang persalinan.
Meski demikian, perhatian publik kini tertuju pada mekanisme pengelolaan anggaran, transparansi penggunaan dana, serta efektivitas fasilitas tersebut dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Keberadaan rumah singgah bersalin diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan ibu dan anak, terutama bagi warga dari daerah terpencil di Kabupaten Rokan Hilir.
















