WBP Lapas Bagansiapiapi Tunjukkan Disiplin Tinggi dalam Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Zulfan A dahlan

Rokan Hilir4532 Dilihat

ARIECYBER|Bagansiapiapi, 8 Desember 2025 – Pagi di Bagansiapiapi masih diselimuti embun tipis ketika suasana khidmat mulai memenuhi Lapangan Tengah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi. Lebih dari seratus Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berbaris rapi mengikuti Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, sebuah agenda pembinaan rutin yang sarat nilai edukasi dan nasionalisme.

Petugas upacara yang seluruhnya merupakan WBP pilihan tampil dengan disiplin tinggi. Gerak langkah yang serempak, ketepatan komando, serta pelaksanaan tugas yang tertib memperlihatkan hasil nyata dari pembinaan karakter yang diterapkan Lapas. Momen ini menjadi cerminan perubahan positif yang terus digalakkan oleh jajaran pembinaan.

Saat Sang Merah Putih perlahan dikibarkan diiringi lantunan lagu kebangsaan, gema suara para peserta melintasi blok-blok hunian, menciptakan suasana haru dan kebersamaan. Dalam detik-detik itu, sekat status dan latar belakang seakan memudar, menyisakan satu identitas yang sama: semangat sebagai anak bangsa.

Puncak acara berlangsung ketika Pembina Upacara, Eka Misdi, memberikan amanat. Ia menegaskan bahwa upacara ini bukan sekadar rutinitas bulanan, melainkan bukti bahwa hak dan kewajiban WBP sebagai warga negara tetap melekat meski tengah menjalani masa pembinaan.

“Cinta Tanah Air tidak diukur dari kebebasan fisik, tetapi dari perubahan di dalam hati. Di Lapas ini, Anda sedang menjalani proses untuk menjadi warga negara yang lebih baik, lebih taat hukum, dan lebih bertanggung jawab,” ujar Eka Misdi dalam amanatnya.

Setelah pembacaan Pancasila dan UUD 1945, upacara ditutup dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa pembinaan di Lapas bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga penanaman nilai kebangsaan, moralitas, dan pembentukan karakter menuju masa depan yang lebih baik.

 

Editor : Redaksi