Zulpakar Mantapkan Langkah Menuju Kursi Penghulu Bagan Jawa

Zulfan Ad

ARIECYBER|ROKAN HILIR – Hari pertama dibukanya tahapan pendaftaran Calon Penghulu Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (22/7/2026), mendapat antusiasme dari masyarakat. Panitia Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Bagan Jawa mencatat sebanyak empat orang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon penghulu pada Pemilihan Penghulu Serentak Tahun 2026.

Empat bakal calon tersebut yakni Harsono, Irwanto, Zulpakar, dan Maflizar. Dari keempat nama tersebut, Zulpakar menjadi bakal calon pertama yang telah mengembalikan formulir pendaftaran beserta berkas persyaratan kepada panitia.

Ketua Panitia Pilpeng Bagan Jawa, Hermanto, mengatakan tahapan pendaftaran dibuka mulai 22 hingga 29 Juli 2026. Ia mengajak masyarakat yang berminat maju sebagai calon penghulu untuk memanfaatkan waktu pendaftaran yang telah ditetapkan.

“Sesuai tahapan, hari ini merupakan hari pertama pengumuman sekaligus pembukaan pendaftaran calon penghulu. Hingga siang ini sudah ada empat bakal calon yang mengambil formulir, dan satu orang telah mengembalikan berkas pendaftaran. Kami mengajak masyarakat yang ingin maju agar memanfaatkan waktu pendaftaran yang tersedia,” ujarnya.

Hermanto menjelaskan bahwa pendaftaran dibuka setiap hari kerja mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB. Para bakal calon diwajibkan melengkapi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Persyaratan mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2023. Di antaranya melampirkan ijazah terakhir, memenuhi batas usia yang ditentukan, pendidikan minimal SMP, surat keterangan kesehatan, serta dokumen warkah yang menjadi salah satu syarat wajib,” jelasnya.

Sementara itu, bakal calon penghulu Zulpakar, S.E., secara resmi menyerahkan berkas pencalonannya di Kantor Penghulu Bagan Jawa. Kedatangannya bersama tim pendukung disambut oleh panitia Pilpeng yang kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen yang diserahkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, panitia menyatakan berkas yang disampaikan Zulpakar telah lengkap dan selanjutnya akan memasuki tahapan seleksi administrasi, verifikasi, serta validasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Pada hari ini saya mendaftar sekaligus menyerahkan seluruh berkas persyaratan sesuai ketentuan Perbup Nomor 14 Tahun 2023. Selanjutnya kita mengikuti proses yang akan dilakukan panitia,” kata Zulpakar.

Dalam kesempatan tersebut, Zulpakar menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Pilpeng Bagan Jawa didasari keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat serta membangun persatuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, masyarakat Bagan Jawa harus bersatu dan tidak lagi terpecah oleh perbedaan pilihan politik maupun kepentingan tertentu.

“Kedepannya kita ingin masyarakat Bagan Jawa kompak dan bersatu. Semua unsur pemerintahan kepenghuluan, BPKep, RT, RW, maupun perangkat lainnya harus duduk bersama demi kemajuan kampung,” ujarnya.

Selain itu, Zulpakar juga menyampaikan sejumlah komitmen yang menjadi bagian dari visi dan program prioritasnya apabila dipercaya memimpin Bagan Jawa.

Di antaranya adalah komitmen untuk tidak mengambil gaji dan tunjangan penghulu selama masa jabatan, serta mengalokasikannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, warga yang mengalami musibah, janda lanjut usia, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian saya kepada masyarakat Bagan Jawa. Jika dipercaya memimpin, saya ingin keberadaan pemerintah kepenghuluan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Zulpakar juga menegaskan bahwa dirinya berkomitmen menjaga stabilitas pemerintahan desa dengan tidak melakukan mutasi atau pemberhentian perangkat kepenghuluan hanya karena perbedaan pilihan politik.

Selain itu, ia menyampaikan gagasan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam pengurusan administrasi pertanahan, khususnya bagi warga yang belum memiliki dokumen kepemilikan tanah.

Tahapan pendaftaran bakal calon penghulu masih akan berlangsung hingga 29 Juli 2026, sebelum dilanjutkan dengan proses penelitian administrasi, verifikasi, validasi, serta tahapan Pilpeng berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.