Polsek Bangko Tinjau Perkembangan Program Ketahanan Pangan di Pekaitan, Bibit Jagung Tumbuh Subur

Zulfan A dahlan

banner 468x60

ARIECYBER|Rokan Hilir – Kapolsek Bangko KOMPOL Buyung Kardinal S.H., M.H bersama jajaran kembali melaksanakan pengecekan perkembangan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) penanaman jagung tahun 2026 di Desa Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 4, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.20 WIB tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

banner 336x280

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubsektor Pekaitan IPDA Syufiar, Bhabinkamtibmas Suak Air Hitam AIPDA Azmir, Bhabinkamtibmas Pekaitan AIPDA Cristoni, Ketua Kelompok Tani Sunardi, serta anggota kelompok tani setempat.

Program Ketapang yang berada di lahan seluas 2 hektare itu terus dipantau secara berkala guna memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Kapolsek Bangko KOMPOL Buyung Kardinal S.H., M.H mengatakan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan program berjalan baik, mulai dari pengolahan lahan hingga perkembangan bibit jagung yang telah ditanam.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik sehingga nantinya dapat memberikan hasil panen yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.

Dari hasil pengecekan di lapangan, bibit jagung terlihat tumbuh subur, seragam, dan dalam kondisi sehat. Selain itu, proses perawatan lahan oleh kelompok tani juga dinilai berjalan baik dengan penyiangan gulma dan pengelolaan kelembapan tanah yang rutin dilakukan.

Kapolsek juga menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Pekaitan.

“Keberhasilan program ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak, terutama kelompok tani sebagai ujung tombak pengelolaan lahan. Kami berharap hasil panennya nanti dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Secara keseluruhan, perkembangan tanaman jagung dinilai sesuai target dan memiliki potensi menghasilkan panen yang melimpah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 3   +   9   =