Ratusan Warga Padati Peringatan Malam 1 Suro di Batu Enam, Momentum Pererat Silaturahmi dan Nilai Spiritual

Zulfan A dahlan

banner 468x60

ARIECYBER|BAGANSIAPIAPI | Ratusan masyarakat menghadiri peringatan Malam 1 Suro yang dipusatkan di Bundaran Gong, Batu Enam, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Tradisi tahunan yang telah berlangsung selama puluhan tahun itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selasa (16/6/2026).

Masyarakat yang hadir terdiri dari kaum bapak, ibu, anak muda hingga anak-anak yang memenuhi lokasi kegiatan.

banner 336x280

Acara dipandu oleh Ustadz Zulfian selaku pembawa acara.

Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat Batu Enam, di antaranya Mbah Wardo, Mbah Sutarman, mantan Wakil Bupati Rokan Hilir H. Sulaiman, serta unsur pemerintah kepenghuluan dan masyarakat setempat.

Ketua Panitia Rahmat Sukur mengatakan, peringatan Malam 1 Suro bersamaan memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi, memiliki makna spiritual yang beriringan dengan datangnya Tahun Baru Hijriah yang memperingati hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah.

“Pada intinya kedua momentum ini sama-sama mengandung nilai kebaikan. Tradisi 1 Suro juga menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa.

Tidak semua masyarakat Jawa beragama Islam, namun mereka tetap menjaga tradisi ini sebagai warisan budaya yang memiliki nilai spiritual dan kebersamaan,” ujarnya.

Rahmat Sukur menambahkan, kegiatan tersebut telah menjadi tradisi yang terus dilaksanakan setiap tahun.

“Selama saya tinggal di sini, kurang lebih 28 tahun, kegiatan ini selalu dilaksanakan. Mudah-mudahan tahun depan dapat kita selenggarakan dengan lebih meriah lagi,” katanya.

Sambutan pemerintah disampaikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Rusman yang mewakili Datuk Penghulu Bagan Punak Meranti, Normansyah, yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Rusman menyampaikan ucapan selamat memperingati Malam 1 Suro kepada seluruh masyarakat Batu Enam. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, peringatan Malam 1 Suro di Batu Enam telah menjadi tradisi yang terus dilestarikan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Selanjutnya, Babinsa Bagan Punak Meranti, Alpin, menyampaikan ucapan selamat memperingati Malam 1 Suro sekaligus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran sehingga dapat segera ditangani dan tidak meluas.

Pada kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Mbah Sutarman juga menyampaikan wejangan dalam bahasa Jawa halus mengenai makna Malam 1 Suro. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun Jawa sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa dibawakan H. Sulaiman bersama dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, panitia, tokoh masyarakat, serta warga yang hadir.

Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan tradisi tahunan yang diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Batu Enam.

 

Editor: Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   1   =